Konsep Dasar IPS

Posted by Labels: at
Modul 5
PDGK4102/4sks
Kegiatan Belajar. 1
Latihan. 5.9

Soal
1.  Jelaskan mengapa pelajaran geografiyang di kerjakan di sekolah pada umumnya
masih di anggap oleh sebagian orang sebagai “ Ilmu pengetahuan yang mempelajari,
Nama, Lokasi, Tempat smua Negara di dunia”!
2.  Sebagian lainnya menganggap pelajaran geografi harus mempelajari dengan hal – hal
uang berkaitan dengan pembuatan peta, mengapa terjadi perbedaan objek
penekanan dalam studi geografi?
3.  Dalam sejarah perkembangan geografi, geografi pernah berusaha penekanan pada
merumuskan hukum sebab akibat terhadap gejala – gejala fisik di permukaan bumi.
Termasuk kelompok apa dalam esensi hakikat geografi dan mengapa pandangan ini
masih bertahan?
4.  Mengapa geografi sebagai studi keruangan bumi di anggap mengaburkan “Akar jati
diri” geografi?
5.  Jelaskan perbedaan antara objek matrial dengan objek formal geografi dan beri
contohnya!

JAWAB
1.  Gagasan atau pemikiran geografi, seperti “Encyclopedic” yang berisi pengetahuan
tentang tempat yang harus di gambarkan sebagaimana ketika wartawan salah satu
surat kabar meminta bantuan kepada depertemen Geografi di salah satu universitas
untuk mendapatkan nama dan lokasi suatu tempat yang berhubungan dengan kasus
fonomenal yang beredar di masyarakat umum atau pertanyaan dari kuis salah satu
tayangan di televise yang menanyakan sungai apakah yang terpanjang di dunia

2.  Awal mulanya mempelajari nama – nama tempat, seluk beluk yang berkaitan dengan
peta sampai pada penggambaran atau deskripsi tempat – tempat yang belum dikenal
di permukaan bumi. Hal ini sesuai dengan tingkat perkembangan budaya dan
tekhnologi umat manusia. Secara garis besar menurut Broek (1980) hakikat geografi
dapat di kelopokkan menjadi 6 yaitu: 
a.  Geografi sebagai ilmu pengetahuan biosfik
b.  Geografi sebagai relasi hubungan timbal balik antara manusia dengan alam
c.  Geografi sebagai ilmu ekkologi manusia
d.  Geografi sebagai studi ilmu bentang lahan
e.  Georafi sebagai studi penyebaran gejala di permukaan bumi
f.  Geografi sebagai studi teorikeruangan bumi

3.  Pada akhir abad ke 19, ketika ilmu pengetahuan, seperti geologi, meteorology, dan
botani sudah mengalami perkembangan yang sedemikian pesat maka ahli – ahli
geografi terpengaruh dan tertarik mengikuti metode – metode di siplin ilmu – ilmu
tersebut. Kelemahan setelah ilmu geografi masuk ke kelompok Ilmu Pengtahuan Alam
murni, di mana mampu merumuskan sebab akibat terhadap gejala – gejala dan
proses fisik di permukaan bumi secara general, tetapi tidak memasukkan unsur
manusia. Dalam hal ini, banyak ahli – ahli geografi menitik beratkan studinya pada
benteng lahan, iklim dan vegetasi, tetapi mereka mengabaikan unsur manusia.
Sampai saat ini masih ada kalangan ahli geografi yang masih mempertahankan
pandangan ini, khususnya mengenai iklim dan bentang lahan sebagai titik sentral
perhatiannya.

4.  Geografi sebagai teori keruangan bumi. Dalam hal ini, gagasan yang mengumumkan
bahwa geografi akan dimasukkan   dalam   ilmu   pengetahuan   alam  menimbulkan
kekhawatiran di kalangan ahli geografi, yakni akan membatasi cakrawala geografi
pada abstraksi ilmu pengetahuan relasi keruangan saja dalam artian akan
menghilangkan atau mengabaikan ruang dan waktu yang merupakan unsur poko
dalam geografi.

5.  * Objek material adalah meliputi gejala-gejala yang terdapat dan terjadi di permukaan
bumi.    Contohnya : gempa vulkanik dan gempa tektonik 
* Objek formal adalah cara memandang dan cara berpikir. 
Contohnya : kenapa bisa terjadi gempa vulkanik 
>
Post a Comment

Back to Top